Arfiana Maulina, pendiri WateryNation, resmi menyerahkan kepemimpinan komunitas yang ia rintis sejak usia 16 tahun kepada generasi muda. Transformasi ini mengubah WateryNation menjadi Yayasan Tirta Artha Asri, sebuah yayasan yang berfokus pada pelestarian air dan pemberdayaan anak muda sebagai pemimpin perubahan.
Sejak berdiri, WateryNation telah mencatatkan pencapaian signifikan, di antaranya melibatkan lebih dari 20.000 peserta, 1.195 relawan, dan partisipasi dari 20 negara, serta dukungan 64 mitra. Arfiana juga mewakili Indonesia di APFSD Youth Forum 2025 di Bangkok, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin muda di bidang keberlanjutan.
Kini, Arfiana mengambil peran sebagai Board of Advisor di yayasan tersebut, membuka peluang bagi anak muda untuk mengambil alih kepemimpinan dan membawa visi baru. Sebagai bentuk dukungan keberlanjutan operasional, Arfiana juga merintis Alira Alura, sebuah social enterprise yang menghadirkan produk ramah lingkungan berbasis konservasi air.
Melalui transisi kepemimpinan ini, Arfiana menegaskan bahwa keberlanjutan sejati bukan hanya soal program, tetapi juga menciptakan ekosistem yang terus melahirkan pemimpin-pemimpin baru di masa depan.
Jakarta, 28 Maret 2025 – Arfiana Maulina, sosok muda visioner yang dikenal sebagai pendiri gerakan kepemudaan WateryNation, kembali mencatatkan sejarah baru di usianya yang ke-21 tahun.
Setelah lima tahun memimpin komunitas yang berfokus pada isu air bersih dan edukasi keberlanjutan, Arfiana resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada generasi muda berikutnya.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar yang membawa WateryNation menjadi Yayasan Tirta Artha Asri, sebuah yayasan yang berkomitmen pada pelestarian air dan pemberdayaan generasi muda sebagai agen perubahan.
Sejak didirikan pada tahun 2020, WateryNation telah mencatatkan sederet pencapaian signifikan yang membuktikan bahwa gerakan yang dimulai dari anak muda mampu menciptakan dampak nyata.
Tercatat, WateryNation telah menggelar 10 main event bertema edukasi dan aksi lingkungan, melibatkan partisipasi dari pemuda di 20 negara, di antaranya Indonesia, Amerika Serikat, Myanmar, Inggris, Jerman, Swiss, Prancis, India, Hongkong, Vietnam, Nigeria, Australia, Malaysia, Singapura, Filipina, Uruguay, Swedia, Sierra Leone, Meksiko, dan Arab Saudi. Tidak kurang dari 20.000 peserta telah mengikuti berbagai program yang diadakan, dengan dukungan 1.195 relawan yang terhimpun melalui platform Indorelawan serta 64 mitra yang berkolaborasi dalam beragam kegiatan.
Selama perjalanannya, WateryNation juga berhasil mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Campaign #ForChange dan PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, yang turut berperan mendukung keberlangsungan program-program keberlanjutan. Selain itu, WateryNation juga aktif mendorong tumbuhnya usaha kecil berbasis ramah lingkungan, serta memberikan dampak langsung di berbagai wilayah seperti Jakarta, Pesisir Selatan, dan daerah-daerah lainnya.
Arfiana Maulina tidak hanya membawa dampak melalui WateryNation, tetapi juga aktif terlibat di berbagai ajang penghargaan, inkubasi, hingga forum kepemimpinan nasional dan internasional. Ia merupakan penerima Ruang Merdeka Inspirasi Award dari XL Future Leaders & REAKSI, serta finalis A Better World Prize Festival yang diselenggarakan oleh Campaign #ForChange. Arfiana juga terpilih sebagai Top 30 peserta IDEATHONESIA oleh UNDP dan UGM dalam program Youth Co:Lab, serta lolos dalam TEMALI Incubation hasil kolaborasi Indorelawan dan Indika Foundation. Konsistensinya dalam inovasi sosial juga membawanya masuk ke jajaran Top 20 Growth Stage Jakbee Social Innovation Awards yang diselenggarakan oleh BAZNAS DKI Jakarta.
Tak berhenti di situ, Arfiana juga memperluas kapasitasnya melalui Catalyst Changemaker Lab yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa (GoTo Impact Foundation) dan SIAP, sekaligus dipercaya menjadi Duta ASEAN Youth Organization (AYO). Pada forum internasional, ia pernah menjadi perwakilan muda dalam C20 di rangkaian Presidensi G20 Indonesia, serta aktif sebagai anggota Konsorsium Hari Hutan Indonesia. Keterlibatannya dalam ekosistem kewirausahaan sosial pun ditunjukkan lewat partisipasinya di BINUS Start-Up Accelerator.
Kini, melangkah lebih jauh ke tingkat global, Arfiana terus melanjutkan perjalanannya sebagai bagian dari YOUNGO Constituency, wadah resmi anak muda di bawah naungan UNFCCC (Konferensi Perubahan Iklim PBB).
Pada 2024, ia juga terpilih mengikuti UNITAR Hiroshima Training sebagai pemimpin muda untuk kawasan Free and Open Indo-Pacific, serta menyelesaikan program Women in Energy: Break Through The Glass Ceiling. Tahun 2024 juga menjadi momentum penting bagi Arfiana dengan bergabungnya ia ke dalam Global Shapers Community, sebuah inisiatif kepemudaan global dari World Economic Forum.
Pencapaiannya semakin lengkap dengan penunjukannya sebagai GYCN Y2Y The World Bank Group C4C Max Thabiso Edkins Climate Ambassador 2025, sebuah program kepemimpinan iklim prestisius yang mempertemukan changemakers muda dari seluruh dunia.
Pada tahun 2025, pencapaian Arfiana kembali menembus kancah internasional setelah terpilih mewakili Indonesia sebagai Exhibitor di APFSD Youth Forum 2025 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Forum bergengsi ini mempertemukan pemuda-pemudi dari seluruh Asia Pasifik untuk berdiskusi dan merancang solusi inovatif menghadapi krisis lingkungan, khususnya terkait akses air bersih dan keberlanjutan.
Kini, sebagai langkah lanjutan dalam membangun keberlanjutan organisasi, Arfiana memutuskan untuk mengambil peran baru sebagai Board of Advisor di Yayasan Tirta Artha Asri. Posisi ini membuka ruang bagi generasi muda baru untuk tampil sebagai pemimpin baru yang akan melanjutkan perjuangan dan membawa WateryNation ke level yang lebih tinggi.
Arfiana percaya bahwa anak muda Indonesia memiliki kapasitas dan keberanian untuk memimpin perubahan, asalkan diberikan kesempatan, dukungan, dan ruang untuk berkembang.
“Saya percaya, perubahan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada satu sosok, melainkan bagaimana kita terus melahirkan generasi baru yang siap mengambil peran dan tanggung jawab. WateryNation telah membuktikan bahwa anak muda bisa bergerak, berkontribusi, dan membawa dampak nyata. Kini, saya ingin melihat lebih banyak wajah baru yang berani memimpin, membawa inovasi, dan menjadikan Yayasan Tirta Artha Asri sebagai wadah kolaborasi anak muda yang relevan dengan tantangan zaman,” ujar Arfiana.
Selain menyiapkan transisi kepemimpinan, Arfiana juga tengah merintis unit usaha sosial bernama Alira Alura, yang diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan mandiri bagi operasional dan program-program Yayasan Tirta Artha Asri.
Alira Alura mengusung konsep social enterprise yang menghadirkan produk-produk ramah lingkungan berbasis konservasi air, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian air sejak dalam keseharian.
Melalui langkah transisi ini, Arfiana menegaskan bahwa keberlanjutan sejati tidak hanya tentang program, tetapi juga tentang membangun ekosistem kepemimpinan yang terus tumbuh dan berkembang, melahirkan agen perubahan baru yang relevan, adaptif, dan berdampak nyata.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES